WELCOME!


I made this widget at MyFlashFetish.com.


Kamis, 14 Juli 2011

GEMA Pembebasan Menolak Kapitalisasi dan Liberalisasi BBM

JAKARTA – Para mahasiswa dari berbagai kampus di Jabodetabek yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa (GEMA) Pembebasan menggelar aksi damai menolak kapitalisasi dan liberalisasi BBM, Ju’mat (8/7) siang di depan Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, dengan mengangkat tema “Tolak Kapitalisasi Dan Liberalisasi BBM, Saatnya BBM Diatur Dengan Syariah Dalam Bingkai Khilafah”.

Aksi yang berlangsung damai hingga akhir tersebut, di hadiri oleh berbagai elemen mahasiswa yang berasal dari berbagai kampus, diantaranya adalah UI, IPB, UIJ, UNJ, UIN SYAHID, USNI, STAI PTDI, serta berbagai kampus lainnya yang tersebar di Jabodetabek.

Sabtu, 07 Mei 2011


HADIRILAH!!!

Diskusi Publik: Waspada NII!
"Solusi Menangkal Cuci Otak ala NII KW9"

Pembicara:
1. Agung Wisnuwardana (Mantan Anggota NII)
2. Felix Siauw (Tim Kajian Strategis GEMA Pembebasan)

Host:
Inshany al-Fatah MRv

Sabtu, 27 November 2010

ABOUT Khilafah?


  • Khilafah adalah kepemimpinan umum bagi seluruh kaum Muslim di dunia.Khilafah bertanggung jawab menerapkan hukum Islam, dan menyampaikan risalah Islam ke seluruh muka bumi. Khilafah terkadang juga disebut Imamah; dua kata ini mengandung pengertian yang sama dan banyak digunakan dalam hadits-hadits shahih.
  • Sistem pemerintahan Khilafah tidak sama dengan sistem manapun yang sekarang ada di Dunia Islam. Meskipun banyak pengamat dan sejarawan berupaya menginterpretasikan Khilafah menurut kerangka politik yang ada sekarang, tetap saja hal itu tidak berhasil, karena memang Khilafah adalah sistem politik yang khas.

Selasa, 26 Oktober 2010

Gerakan Mahasiswa: Antara Intelektualitas dan Anarkis


Ekpresi jalanan yang dilakukan oleh organ-organ pergerakan Mahasiswa untuk menumpahkan kejengkelan terhadap ketidakbecusan penguasa dan sistemnya dalam mengelola dan menata kehidupan negeri ini yang berujung pada adegan-adegan brutal dan penutupan jalan sebagaimana yang dilakonkan oleh sebagian Mahasiswa Makassar. Aksi tersebut mendapatkan tanggapan secara beragam dari masyarakat, ada yang pro dan kontra, namun lebih banyak yang kontra. Maka untuk itulah saya ingin mendalami persoalan tersebut secara proporsional sehingga tidak terkesan menghakimi dan mengadili salah satu pihak. Karena tentunya dalam nalar kita semua menginginkan yang terbaik untuk Islam dan bangsa ini.

Jumat, 17 September 2010

[TAFSIR] Kewajiban Menegakkan Khilafah

(Tafsir QS al-Baqarah� [2]: 30)


وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلاَئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي اْلأَرْضِ خَلِيفَةً قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ


Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui.” (QS al-Baqarah [2]: 30).


Janji Allah SWT & Rasul SAW: Kembalinya Khilafah

تَكُونُ النُّبُوَّةُ فِيكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا عَاضًّا فَيَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ يَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ مُلْكًا جَبْرِيَّةً فَتَكُونُ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُونَ ثُمَّ يَرْفَعُهَا إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا ثُمَّ تَكُونُ خِلاَفَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ثُمَّ سَكَتَ

 

Rabu, 07 Juli 2010

THE END OF WESTERN CIVILIZATION


(Berakhirnya Peradaban Barat dan Keniscayaan Bangkitnya Peradaban Islam)

Peradaban Barat (Western Civilization) saat ini telah menjadi kiblat bagi umat manusia. Karena pada faktanya peradaban inilah yang sedang mendominasi dunia saat ini. Modernitas Barat pun dipandang sebagai tolok ukur maju tidaknya sebuah negara. Ini merupakan hasil invasi pengaruh Barat dalam seluruh aspek (politik, budaya, ekonomi, dsb) atas negara-negara lain terutama negara-negara dunia ketiga. Tatkala makin meluasnya pangaruh negara Barat maka semakin kuat pula cengkeraman imperialisme mereka.

Dalam persoalan politik, Barat mempropagandakan konsep Demokrasi-Liberal sebagai konsep sistem pemerintahan. Propaganda ini pun semakin kuat hingga mampu menyeret kaum Muslim untuk masuk dalam pusaran gelombang isu demokrasi. Maka agar tidak dikatakan ketinggalan jaman, kaum Muslim beramai-ramai meneriakkan demokrasi dan menganggapnya sebagai konsep ideal untuk mengatur negara. Fenomena ini membuktikan kebenaran perkataan Ibnu Khaldun bahwa ada kecenderungan manusia untuk mengikuti tradisi pihak yang menang (al-maghluub muu’laun Abadan bil-iqtida’ bil-ghaalib). Karena saat ini peradaban Barat adalah peradaban yang menang, yang telah mampu melebarkan pangaruhnya serta menjadi kiblat dalam pemikirannya.

Manajemen Pemikiran


 Beragama, Berpikir atau tidak berpikir
Manusia itu terbatas, sedangkan Tuhan tidak terbatas. Karena itu, untuk berbicara tentang Tuhan kita tidak bisa menggunakan akal. Dimana, akal bersifat terbatas. Akidah (iman) itu tidak bisa dipikir-pikir, ia adalah persoalan keyakinan. Demikian bunyi sebuah pendapat. Intinya, membahas agama tidak boleh atau tidak bisa dengan menggunakan akal.

Orang non-islam sepertinya adalah orang yang paling bersemangat kepada pendapat seperti itu. Suatu ketika, saat dijelaskan kepada orang nasrani akan kemustahilan ajaran Trinitas berasal dari Tuhan, bahwa mustahil Tuhan itu tiga, ia menjawab dengan menggunakan pendapat di atas.
Kalau memang seperti itu, bagaimana kalau ditanyakan kepada mereka apakah mereka yakin bahwa Tuhan itu ada? Dengan pengakuan sebagai Nasrani, tentu mereka akan menjawab ‘yakin’. “Lalu, darimana anda tahu dan yakin bahwa Tuhan itu ada?” jelas, tidak mungkin jawaban disampaikan kecuali dengan ‘melanggar’ aturan yang mereka buat-buat sendiri, yaitu tidak menggunakan akal. Tentu, ini main ‘curang’ namanya.

Generasi Pencetak Peradaban Islam


Generasi muda saat ini memang sangat memprihatinkan, kebanyakan dari mereka  bermental rapuh, dapat dilihat dari para remaja yang mudah putus asa, bermalas-malasan, bersifat hedonis dan sejenisnya. Lebih parah lagi mereka pecandu narkoba dan miras. Hal ini disebabkan karena mereka telah menjadikan hawa nafsu sebagai Tuhannya yang mengakibatkan pada pergaulan dan sex bebas.

Allah telah berfirman: Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?, atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (QS. Furqon; 43-44)

Pertolongan AllahPertolongan Allah


Sebagaimana kita ketahui, jika Allah Swt dan Rasulnya telah memerintahkan sesuatu pada kaum muslim, maka tidak ada pilihan lain kecuali menjalankannya. Perintah Allah Swt. Yang terpenting adalah menjalankan semua hukum-hukum yang telah diturunkan kepada kita dalam semua aspek kehidupan ini, seperti urusan pemerintahan, ekonomi, politik, pengadilan dan lain-lainnya. Diantara perkara-perkara yang di turunkan Allah Swt kepada kita untuk di jalankan adalah penerapan sistem hukum islam yang berkaitan dengan aspek pemerintahan, politik, ekonomi, pengadilan dan sebagainya.

Sejak Negara khilafah islamiyah berhasil di robohkan melalui tangan mustafa kamal attaturk, upaya untuk membangun kembali bangunan khilafah islamiyah banyak dilakukan oleh gerakan-gerakan islam. Diantara mereka ada yang telah berjuang puluhan tahun, namun demikian, upaya perjuangan tersebut, berupa tegaknya Negara Khilafah Islamiyah, belum menuai hasil, pertanyaannya ; Apa penyebabnya?

Tiupan Angin Untuk Aktivis Dakwah


Sebuah cerita, “di suatu kampung, masyarakatnya hidup seperti biasa, ada yang kesawah, ada yang jadi pedagang, guru dan lain-lain. Akan tetapi kampung itu ketika malam tiba pemandangan sangat gelap gulita, rupanya belum ada penerangan listrik, yang ada hanya lampu-lampu yang berbahan bakar minyak tanah, dan dikampung itu hanya ada satu penjual lampu minyak, mulai dari yang bersumbu kecil sampai yang besar, dari yang remang-remang sampai yang terang. Penjual lampu itu adalah Pak Bari. Pak bari mendapatkan keuntungan dari jualan lampunya, tidak ada yang tidak kenal pak bari.
Akan tetapi akhir-akhir ini Pak Bari merasakan kegerahan dan depresi. Bagaimana tidak, Jualan Lampunya terancam bangkrut lantaran sebagian warga mengusulkan adanya program listrik masuk desa(LMD). Sehingga Pak Bari mulai beraksi, semua warga berusaha diberitahu bahwa menggunakan listrik itu berbahaya, kalau kena setrum bisa mati, kalo tidak mati bisa cacat gosong, bisa menyebabkan kebakaran, anak-anak tidak bisa main layang-layang lagi karena di pingir-pinggir dan atas jalan akan terbentang kabel-kabel listrik. Sebagian warga setuju dengan pendapat Pak Bari dan sebagian tidak sependapat dan setuju LMD.”
Begitulah gambaran tentang jualan yang dijalankan sekarang ini oleh amerika, amerika menjual demokrasi, HAM dan asesoris-asesorisnya. Sedangkan kita menjadi pesaingnya, yang siap menegakkan Syari’ah dan Khilafah yang siap menggulung tikar jualan jahiliyahnya. Oleh karenanya Amerika menggunakan segala macam cara agar jualannya tetap laku.

JANGAN MUDAH PUTUS ASA

Ada dua jenis keputusasaan. Pertama, muncul ketika berhadapan dengan kesulitan atau rintangan. Yang demikian itu tidak terdapat pada diri orang beriman. Ia harus selalu ingat bahwa Allah menjanjikan pertolongan kepada orang-orang beriman. Al-Qur`an menyatakan bahwa cukuplah hanya Allah bagi orang-orang beriman dan Dia menguatkan orang-orang beriman dengan bantuan-Nya.

Kedua, merupakan jenis keputusasaan yang lebih berbahaya, yaitu berputusasaan dari pengampunan Allah setelah berbuat salah atau dosa. Keputusasaan ini lebih berbahaya karena akan mengarah pada pikiran bahwa Allah tidak akan memaafkan dosa seseorang dan ia akan masuk neraka. Pikiran ini bertentangan dengan apa yang kita pelajari dalam Al-Qur`an. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa orang-orang yang menyesali perbuatannya. Tidak pernah ada kata “terlambat” dalam mencari pengampunan-Nya. Allah menegur hamba-hambanya,

“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya, Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (az-Zumar: 53)

Putus asa adalah godaan setan. Setan mencoba memengaruhi orang-orang beriman dengan membuat mereka bingung dan kemudian menjerumuskan mereka untuk berbuat kesalahan yang lebih serius. Tujuannya adalah agar orang-orang beriman tidak merasa yakin dengan keimanan dan keikhlasan mereka, membuat mereka merasa “tertipu”. Jika seseorang jatuh ke dalam perangkap ini, ia akan kehilangan keyakinan dan akibatnya akan mengulangi kesalahan yang sama atau bahkan lebih besar dari kesalahan sebelumnya.


Rabu, 07 April 2010

Apa Kata Dunia: Most Stupid Slogan Ever!

“Ada urusan apa aku dengan dunia? Aku di dunia ini tidak lain kecuali seperti seorang pengendara yang mencari teteduhan di bawah pohon, lalu beristirahat, kemudian meninggalkannya.” (Muhammad saw.)

Sudah lama saya ingin membuat tulisan ini, semenjak awal saya melihat iklan dengan slogan “apa kata dunia” yang menghiasi media, saya terus terang merasa terganggu dan sedikit eneg setiap kali mendengar iklan ini. Sepertinya inilah wakilnya wajah negara yang memakai baju kapitalisme-sekuler, maunya menang sendiri, kalo menyangkut urusan pemerintahan maka semuanya harus cepat, bagus, diurus, dan penuh toleransi, alasanya sih “Demi rakyat”, pergi keluar negeri argumennya “demi rakyat”, beli mobil baru katanya “demi rakyat”. Tapi kalo rakyat minta diurus agak cepetan dia bilang “sabar dulu, semua ada masanya, ada prosedurnya”, atau kalo rakyat ngeluh maka dia bilang “rakyat mandiri dong, jangan manja!”. Capek deh!
Dan wajah buruk itu akhirnya kebuka sendiri, seorang pegawai biasa Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak diduga memiliki rekening mencurigakan hingga Rp 25 miliar, tinggal di rumah mentereng, punya apartemen di singapura, gonta-ganti mobil mewah, dan bahkan ”kabur” ke luar negeri. Kalo bang Ben masi idup die bakal ngomong: “Bujubune!, aye kerje sampe ko’it juga kagak dapet nyang gituan! gile bener dah!”. Dan ini baru puncak gunung es, bawahnya jelas mengakar gede, sehingga sangat sulit untuk membongkar sampai kebawah. Cerminan jelas “CAPITALISM EFFECT” yang ngalah-ngalahin “A** EFFECT” heheheh..

Dalam kapitalisme-sekuler ada cacat bawaan yang akan selalu ada pada sistem dan badan apapun didalam pemerintahan, termasuk pajak. Survei ICW (2001), Partnership (2001), PERC (2005) dan TI (2005) menyatakan bahwa masyarakat dan kalangan bisnis secara konsisten mempersepsikan Ditjen Pajak sebagai salah satu lembaga terkorup. Pada tahun 2005, Kwik Kian Gie yang waktu itu kepala Bappenas menyatakan bahwa sektor pajak bocor Rp. 180 trilliun pertahun dan diperkuat dengan Faisal Basri yang mengatakan bocornya 40 trilliun. Bahkan jauh sebelum itu, pada masa orba, Prof. Sumitro telah mengatakan waste and loss di sektor pajak mencapai 30%.

Masa Depan Peradaban Islam (Tiga)

 Sahabat Pembangkit Umat,
Seperti biasa agar asa selalu ada bergelora, kita mulai dengan … apa kabar hari ini? Alhamdulillah…Luar Biasa…Allahu Akbar!!! Alhamdulillah, tetap penuh syukur atas nikmat Iman, Islam dan predikat “Sebaik-baik Penciptaan” lengkap dengan seluruh potensi kehidupannya (QS. At Tin : 4). Luar Biasa, selalu penuh doa dan cita agar bisa mewujud diri menjadi Muslim Terbaik (QS. Al Fushilat : 33) dan membangkitkan umat menuju predikat Umat Terbaik (QS. Ali Imran : 110). Allahu Akbar, gelora penuh takbir karena semua ini terjadi atas izin-Nya. Jangan lupa, ketika menjawab lengkapi dengan ekspresi penuh semangat!
Sahabat Pembangkit Umat,
Dalam lima tulisan ke depan, untuk menguatkan gerak dakwah berbasis visi dan nilai utama, berturut-turut secara bersambung, akan ditayangkan dua tulisan istimewa yang saya dapatkan dari dua sahabat pejuang Islam. Tulisan kali ini adalah hadiah ustadz Ir. Muhammad Ismail Yusanto, MM. Beliau adalah Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia.
Selamat menikmati, semoga bukan hanya inspirasi yang didapat, namun lebih dari itu, keyakinan akan visi dakwah semakin menguat yang dengannya dakwah pun akan makin melaju tak tertahankan dan kemuliaan Islam dan kaum Muslimin pun akan segera kembali tegak. Insya Allah.

BUKTI TRANSAKSI ANTARA TUHAN - HAMBA

BUKTI TRANSAKSI ANTARA TUHAN - HAMBA
Dengan atau tanpa kita, Dakwah Islam akan tetap berjalan, namun apakah Neraka-Nya tidak terlalu menakutkan serta Surga-Nya tidak begitu menggiurkan untuk kita semua?